7 kriteria Menentukan Jodoh

7 kriteria yang dicari pria dalam menentukan calon istri
Dalam menentukan calon istri, pria pada dasarnya ga jauh beda dengan perempuan dalam menentukan calon suami. Begitu menurut dari hasil survey yang sumbernya bisa dipercaya, yaitu pria.
Dalam kehidupan nyata, kita pasti pernah liat, cewe cantik, pintar , kaya, mandiri tapi masih sendiri. Ada juga perempuan yang biasa-biasa aja, tapi malah enteng jodoh dan cepat dapat pasangan. Bahkan terkadang dapat suami yang cakap, yang dalam pandangan kita seharusnya bisa mendapat perempuan yang lebih cantik. Mengapa perempuan yang tidak begitu cantik itu yang dipilih? mengapa pria pacaran dengan beberapa wanita, meninggalkan beberapa perempuan, kemudian memilih menikahi wanita yang tidak begitu cantik?
Dari hasil survei, ternyata ada 7 kriteria yang dicari pria dalam memilih calon istri;
1.      Bisa membuat dirinya menjadi pria yang lebih baik
Perempuan menganggap dengan modal, (maaf) paha, style & omongannya, pria sangat percaya dengan diri sendiri. Anggapan ini salah, begitu menurut kaum pria. Sebagian pria sangat mudah gugup dan takut seperti binatang rimba raya yang dengan gangguan sedikit saja sudah bisa lari terbirit-birit.
Sebagian besar pria paham, kehidupan pada masa bujang mereka memang janggal, buruk, dan kerdil. Mereka tahu eksistensi mereka belum terealisasi semua tanpa sentuhan perempuan. Berapa pria yang sudah memakai jaket kulit lalu berada diluar menjadi duta besar bagi dirinya sendiri, di bar / caffe lain, di resepsi / pesta.
Pria tahu harus berubah sesudah menikah. Mereka tahu pemikiran perempuan tentang kehidupan yang baik adalah benar, tapi mereka perlu seseorang yang bisa menuntun mereka dengan halus ke arah yang benar.
Lalu kira-kira perempuan seperti apa?, dalam buku self-help tertulis; perempuan ingin menemukan seeorang yang bisa mencintai mereka seperti apa adanya. Pria juga merasakan hal yang sama, tapi dengan tambahan , pria menginginkan seorang yang bisa mengilhami mereka untuk menjadi diri yang terbaik.
Dan hal ini juga yang dirasakan oleh beberapa pria, contoh edi, 28 th, sesudah bertemu dengan ana 25 th, yang akan menjadi istrinya. Sesudah bangun pagi dan melakukan  ibadah kemudian berolahraga, edi membersihkan ruangan sambil berpikir, “ hari ini dia ingin menjadi pria baru, walaupun ana paham dan tau siapa saya, dia tetap mempunyai keyakinan yang kuat dan luar biasa tentang masa depan saya. Saya tau dia pasti bisa membuat saya lebih baik dan saya ingin menjadi pria yang lebih baik untuknya ‘. Tak lama kemudian edi pun menikahi ana.
2.      Sehat jasmani dan rohani
Sebagian besar pria yang berada dipulau godaan lebih memilih perempuan yang kurang menarik tapi bijaksana dan berpikiran sehat, ketimbang perempuan seksi yang berjalan berlenggak lenggok kesana kemari. Bagi kaum pria, perempuan terdiri dari 2 jenis, yaitu, jenis perempuan yang diajak pacaran untuk bersenang-senang atau sxxs, dan yang kedua adalah perepuan yang dipacari ketika si pria siap menikah. Untuk bersenang-senang, banyak pria yang memilih perempuan yang cenderung aktif, liar dan gila ( dalam arti tanda kutip ). Seorang pria berkata, dia akan masuk keruang pesta/klub malam dan mencari perempuan yang paling mempunyai daya tarik diruangan itu, dalam hal ini yang dimaksud adalah dansa gila-gilaan. Sambil berteriak-teriak dan mungkin melakukan lebih dari itu. Banyak pria menyukai perempuan sinting hanya untuk dipacari, karena perempuan jenis ini berani dan sulit ditebak. Dan dalam pandangan pria hal itu adalah seksi. Tapi ketika mereka memikirkan masa depan, bayangan si pacar dansa dipelukan lelaki lain dan bisa membuat kondisi saraf-sarafnya tidak baik. Disaat itulah mereka berpikir “ saya menginginkan perempuan yang tetap menjaga kesopanan pakaiannya ketika mereka didalam ataupun diluar pesta”.
3.      Tiba pada saat yang tepat
Pria bisa diibaratkan anggur. Jadi saat matangnya berbeda-beda. Contoh dialami oleh seorang playboy, waren, sebelum bertemu dengan anete, “ saat berusia 20-an,30-an, ada hal-hal tertentu yang sulit ditolak, lalu di usia 40-an, dan usia 50-an, saya tidak pernah bosan menjadi seperti remaja. Sampai akhirnya datang sebuah kesimpulan , saya berada diujung masa dalam kesendirian………, saya eksentrik dan bodoh ”. Sebelum mencapai masa pendewasaan secara pikiran , walaupun setua apapun umur seorang pria, seorang pria tetap merasa menjadi anak muda dan kecil. Dan umumnya perempuan tidak mau menyia-nyiakan hidupnya untuk menemani anak kecil. Pria mengalami masa pendewasaan pada usia yang berbeda-beda, ketika dia sudah bersikap dewasa, dan ada seorang perempuan yang hadir dalam hidupnya, maka pria ini tak akan menyia-nyiakannya.
4.      Berhati baik
Dalam kehidupan bujangnya, pria sering tertarik, pada sejumlah banyak perempuan. Dari sejumlah banyak itu, banyak diantaranya yang tidak tepat, mengapa hal ini bisa terjadi. Menurut Alvin Bataff, penulis buku How Men Really Feel Aboun Women, Sex, Relationsships and Themselves, saat pacaran pria cenderung mencari perempuan yang cantik dan menarik untuk bersenang-senang dan menaikan harga dirinya. Tapi ketika mencari calon istri, yang dicari bukan hanya lagi cantik secara fisik, tapi juga hatinya cantik.
 “ ana itu cantik, tapi mungkin dia agak terlalu tinggi buat saya, daya tariknya yang hebat membuat saya bergegas mendekatinya. Hawa panas dari hati saya tidak dapat melihat dengan jelas, tapi ketika kabut itu lenyap dan saya meluangkan cukup waktu untuk berpikir, saya sadar saya mencintainya karena hatinya dan ingin menikah dengan dia”
5.      Tidak membuat marah, benci atau menyamaratakan semua pria
Saran untuk kaum perempuan (juga laki-laki) yang ingin menikah, jangan pernah menjadi tipe orang yang membuat marah dan menyamaratakan lawan jenis untuk hal-hal buruk. Jika misalnya, di suatu tempat  anda bertemu dengan pria yang membuat marah dengan menyamaratakan semua perempuan, anda pasti akan menghidarinya dan tak akan memberikan nomor telepon bahkan alamat rumah. Demikian juga dengan pria, mereka akan berjingkat-jingkat menjauhi perempuan yang tampak marah pada kaum mereka. Mereka tidak akan berani mengajak perempuan ini pergi, takut jika dalam menjalani hubungan terjadi suatu hal yang tidak beres, si perempuan akan menjadikan si pria sebagai sasaran kemarahan. Menurut kaum pria, inilah yang membuat banyak perempuan cantik tapi masih sendiri. Kaum pria bisa merasakan kemarahan mereka. Menurut buku perempuan The rules (buku best seller tentang sikap perempuan dalam mencari pasangan) “ jadilah orang yang sibuk dan bahagia”.
“saat bertemu dengan ana, dia sudah 5 tahun sendiri, tapi dia sibuk dengan pekerjaannya. Dia jalan-jalan dengan teman-temannya dan bersenang-senang. Dia senang menjalani kesendiriannya, karena dia tahu suatu saat akan datang orang tepat untuknya. Dan dia percaya jika Tuhan sudah menyiapkan yang terbaik untuk nya”kata edi.
Begitu juga yang terjadi pada waren, sesudah melewati banyak tahun dengan perempuan, yang bisa waren katakan pada anete adalah “ dia bahagia dan saya pikir dia bisa meneruskan kebahagiaan itu, kepada anak-anak kami”.
Sifat inilah yang paling dicari pada seorang calon istri. Seorang ibu yang akan disukai dan dihormati anak-anaknya. Begitu menurut kaum pria, mungkinkah pandangan kaum perempuan juga sama terhadap pria?
6.      Bisa menjadi bintang film yang akan dibuat oleh suaminya
Pria yang siap untuk berkeluarga tak ingin berpikir, dia sudah tau segala sesuatu tentang perempuan yang akan mendampinginya selama 60 tahun kedepan. Apa yang bisa dibicarakan untuk jangka waktu selama itu?. Pria ingin menikah dengan perempuan yang memiliki sedikit mistery. Perhatikan misteri itu beda dengan taktik. Contoh misteri = memberikan senyum kepada pertanyaan yang tidak bisa dijawab kepada orang yang baru dikenal. Contoh taktik = tidak menelepon balik. Penulis buku The Rules menyarankan tunggu teleponnya hingga yang ke-3 baru telepon balik pria yang menghubungi anda. Menurut kedua penulis buku perempuan, teknik ini sangat efektif. Tetapi bagi kaum pria, tidak membalas telepon atau e-mailnya berarti si wanita tidak tertarik. Banyak pria yang sadar akan harga diri dan akan segera meninggalkan anda jika dia telepon 2 kali dan anda tidak menelepon balik. Dan wanita juga ingin pria yang menghargai dirinya sendiri bukan?
Anda sedang bercakap-cakap dengan seorang pria, kemudian anda langsung memberikannya kesempatan untuk mengambil kesimpulan dini tentang anda.
Padahal seorang pria berkata “seorang perempuan harus cocok untuk film tentang diri saya sendiri“. Menurut mereka, pria perlu mengcasting peran dalam film ini “kami selalu membuat cerita dalam hidup kami, dan jika kami bertemu dengan perempuan, kami mulai berpikir, kami mulai mengcasting dia dalam otak kami, apakah dia bisa diberi peran seorang istri”. Maka jika pada awal-awal masa perjumpaan anda, anda sudah membeberkan seluruh riwayat hidup anda maka akan cepat menghilangkan ilusi kaum pria kepada anda. “kami tak bisa membuat film kami melewati tahap praproduksi, karena ilusi kami sudah hilang”. Jadi jangan tunjukan segala sesuatunya sekaligus.
7.      Benar-benar berstatus sendiri
Yang dimaksud sendiri disini bukan hanya tidak sedang menjalin hubungan dengan orang lain tetapi juga tidak dibayang-bayangi pria lain yang sudah menjadi mantan. Sering terjadi perempuan yang sudah putus dengan mantan pacarnya masih dibayang-bayangi figur sipacar lama. Figur bayangan ini masih sering dihubungi, dan semi-pacar yang baru ini, hanya semacam selimut pengaman atau ban cadangan. Atau si wanita selalu membanding-bandingkan dan mengatur pelan-pelan agar si semi-pacar bisa menjadi seperti figur sang  mantan. Dan anda disarankan untuk segera membuang jauh-jauh mereka.
Kehadiran “bayangan” mereka benar-benar bisa mempengaruhi kemampuan pria calon suami anda untuk menilai secara akurat bahwa andalah calon istri yang tepat untuknya. Bahkan kemungkinan anda ditinggal sebelum si pria kenal lebih jauh.
Misalnya, dia bertemu dengan seseorang yang kenal anda dan mantan anda. Teman anda ini tidak tahu jika ada pria yang sedang melakukan penjajakan dengan anda dan keceplosan bicara, bahwa anda masih berhubungan dengan sang mantan, walau mungkin sang mantan sudah punya gandengan lagi. Maka anda sudah bisa membayangkan kelanjutannya.
Bagi pria status single itu mutlak, tanpa ditutupi oleh awan mendung dan merasa bersalah atas kelahiran hubungan yang baru ini.

Itulah beberapa hasil survei yang didapat dari kaum pria dalam mencari calon istri. Mungkin kayanya ga Cuma buat pria ya, perempuan juga standarnya ga jauh-jauh beda. Jadi bagi yang sampe detik ini masih menjomblo ada baiknya renungin hasil survey tadi, dan siapkan diri buat menjadi pribadi yang lebih baik.



Written by

0 komentar: