Kisah Bill Gates: Dilempari Botol Hingga Sukses Kaya Raya!

Kisah Bill Gates: Dilempari Botol Hingga Sukses Kaya Raya!

Kisah Bill Gates: Dilempari Botol Hingga Sukses Kaya Raya! Bill Gates adalah salah satu nama paling terkenal di jagat teknologi. Ia mendirikan Microsoft yang menjelma sebagai perusahaan software terbesar di dunia. Nama Bill Gates sering dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia. Padahal, perjalanan hidupnya bisa dibilang tidak terlalu mulus dimana ia lebih memilih drop out dari universitas. Seperti apa kisah hidup Bill Gates dan bagaimana upayanya membangun Microsoft dari bawah? Berikut riwayat singkat sang pria berkacamata itu yang dihimpun detikINET dari berbagai sumber. 1. Lahir dari Keluarga Berada Nama lengkap Bill Gates adalah William Henry "Bill" Gates III. Ayahnya bernama sama dengannya William Henry Gates II yang saat ini berusia 86 tahun. Sedangkan sang ibu, Mary Maxwell Gates meninggal dunia tahun 1994. Ayah Gates berprofesi sebagai pengacara cukup terkenal. Sedangkan sang ibu menduduki dewan pimpinan di berbagai perusahaan. Gates punya dua saudawar wanita bernama Kristianne dan Libby. Di keluarga yang berada itulah, Bill Gates tumbuh besar. Bill sangat dekat dengan ibunya, Mary. Mary di masa mudanya dikenal sebagai atlet dan mahasiswa top. Dia menanamkan nilai kedisplinan pada anak-anaknya, termasuk pada Bill Gates. Mary menuntut anaknya untuk selalu belajar keras, berolahraga dan mengikuti les musik. Dia juga berharap anak-anaknya berpakaian dengan pantas dan ramah kepada para tamu yang berkunjung ke rumah. "Dia orang tua yang banyak terlibat dengan anaknya. Bukan hanya soal peringkat di kelas atau semacamnya, namun bagaimana kami harus bersikap di publik," tukas Libby Armintrout, adik Bill Gates. 2. Keranjingan Membaca Sejak usia muda atau sekitar 10 tahun, Bill Gates menurut penuturan ayahnya sudah sangat suka belajar. Dia sudah tamat membaca World Book Encylopedia dari seri awal sampai akhir. "Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca," kata Gates suatu ketika. Orang tuanya pun sangat mendukung hobi yang bagus tersebut. Mereka selalu membelikan buku apapun yang diminta oleh anaknya. Pada usia 11 tahun, Gates sudah aktif bertanya pada ayah soal topik bisnis sampai peristiwa dunia. "Sungguh menarik dan saya pikir itu adalah hal yang hebat. Namun ibunya tidak menyukai kebiasannya itu," kenang Gates senior. Ya, sang ibu mulai khawatir karena Gates mulai cenderung hanya suka berkutat dengan buku ketimbang berhubungan dengan orang lain. Gates pun mulai sering bertengkar dengan ibu yang berupaya mengontrolnya 3. Bocah yang Pintar Ayah dan ibu Gates mulai khawatir karena anaknya terlihat cepat bosan. Ia memang anak yang pandai dan mampu menyerap semua pelajaran dengan baik. Pada umur 13 tahun, Bill menuntut ilmu di sekolah eksklusif, Lakeside School. Dia dikenal sebagai siswa yang sangat pandai di sana. Di sisi lain, Bill Gates mulai tidak suka dikontrol orang tuanya. Pada sebuah makan malam ketika Gates masih remaja, ia berkata cukup kasar pada sang ibu karena sebuah pertengkaran. Sang ayah pun melempar botol minum ke wajah anaknya. Ia kecewa anaknya menjadi bandel. Gates akhirnya dibawa ke seorang terapis. Sang konselor menyatakan bahwa pada akhirnya, sang anak akan menang dalam 'pertengkaran' sehingga disarankan untuk tidak terlalu mengekangnya. Ibu dan ayah Gates akhirnya membiarkan anaknya tumbuh mandiri dan tidak terlalu mengekangnya lagi. Gates pun gemar berpetualang untuk menyalurkan hobinya mengutak atik komputer. Dia pernah menghabiskan beberapa malam di University of Washington untuk main komputer gratis. Dia pernah pula bekerja paruh waktu sebagai programmer di sebuah power plant di selatan Washington. 4. Memilih Drop Out Akhirnya setelah mendirikan Microsoft bersama Paul Allen, Bill Gates memutuskan drop out dari Harvard University. Meski berat, orang tuanya mendukung keputusannya itu. "Mary dan aku sangat cemas tentang itu. Harapannya dan aku sebenarnya sama dengan orang-orang yang



0 komentar:

Kisah Sukses Tukang Sapu Menjadi Pengusaha

Kisah Sukses Tukang Sapu Menjadi Pengusaha.
Kisah Seorang Tukang Sapu yang Sukses menjadi Pengusaha Anda boleh tidak percaya saat mendengar ada seorang pengusaha sukses yang dulunya bekerja sebagai tukang sapu, namun Tri Sumono adalah bukti nyata akan kisah sukses ini dan sekarang ia mempunyai pendapatan per bulan hingga ratusan juta. Salut dan kagum dengan perjuangannya demi menggapai mimpi, CV 3 Jaya yang dirintisnya, serta usaha lain seperti peternakan burung, jahe dan pertanian padi, dan masih banyak lagi membuat omzet yang diterima Pak Tri saat ini mencapai lebih dari Rp 500 juta per bulan. Luar biasa... Mungkin benar kata pepatah roda itu berputar-kadang diatas kadang juga dibawah. Berikut kita simak Kisah Suksesnya. : "Roda itu berputar kadang di atas kadang juga di bawah" Pengusaha Sukses yang satu ini dulunya adalah seorang tukang sapu.Tri Sumono nama aslinya. Seorang pria kelahiran Gunung Kidul 7 Mei 1973 dan ia hanyalah seorang lulusan SMA tanpa keahlian. Pada tahun 1993 ia nekad merantau ke Kota Jakarta meskipun hanya berbekal tas berisi kaos dan ijazah SMA yang baru diperolehnya. Sesampai di Jakarta Tri Sumono mulai mencari pekerjaan apa saja tanpa memilih-milih. Hal ini ia lakukan untuk bertahan hidup. Pekerjaan pertama yang ia dapat adalah menjadi buruh bangunan di Ciledug Jakarta Selatan. Selang beberapa bulan ia akhirnya dapat tawaran untuk jadi tukang sapu di sebuah kantor di Palmerah Jakarta Barat. Tawaran untuk jadi tukang sapu langsung diambilnya tanpa pikir panjang. Dengan anggapan bahwa menjadi tukang sapu akan lebih mudah dibanding jadi kuli bangunan. Dari tukang sapu kemudian diangkat menjadi office boy. Hal ini ia dapat lantaran kinerjanya yang sangat baik. Dari office boy, ia kembali mendapat tawaran menjadi tenaga pemasar hingga karirnya menajak sampai menjadi penanggung jawab gudang. Selama bekerja di kantor, Tri Sumono juga coba-coba mencari penghasilan tambahan. Pada saat libur kantor atau setiap hari Sabtu dan minggu ia berjualan pernak pernik aksesori seperti jepit rambut, kalung dan lain-lain di Stadion Gelora Bung Karno. Usahanya ini ia lakoni selama 4 tahun dengan modal 100 ribu rupiah. Dari pengalaman jualan ini kemudian ia berpikir, bahwa usaha sendiri ternyata lebih menjanjikan daripada jadi karyawan dengan gaji pas-pasan. Pada tahun 1997 ia nekad mundur dari pekerjaan kantor dan menekuni jualan aksesorinya hingga memiliki kios di Mall Graha Cijantung. Tahun 1999, ia membeli rumah di Perumahan Pondok Ungu Bekasi Utara hasil dari penjualan kios di Mall Graha Cijantung karena ditawar orang dengan harga mahal. Di tempat baru inilah, perjalanan bisnis Tri dimulai. Saat itu, ia langsung membuka toko sembako. Menurutnya bisnis ini lumayan menjanjikan karena ke depan, Perumahan Pondok Ungu tempatnya bermukim itu bakal berkembang dan menjadi ramai. Pada saat itu Pondok Ungu masih terbilang sepi. Demi meramaikan kawasan tempatnya tinggal, ia kemudian membangun sebanyak 10 rumah kontrakan yang di pasarkan dengan harga miring. Rumah kontrakan ini kebanyakan disewa oleh pedagang keliling, seperti penjual bakso,dan gorengan. Cerdas sekali Tri Sumono, selain mendapat hasil dari rumah kontrakan, para pedagang itu juga meramaikan toko sembako miliknya. Melihat took sembako Tri mulai ramai, banyak warga di luar tempat tinggalnya mulai mengenal tokonya. Seiring waktu berjalan, naluri usahanya semakin menjadi. Pada tahun 2006, Tri mulai tertarik dengan bisnis pembuatan sari kelapa. Dari beberapa kabar yang diperolehnya diketahui bahwa untuk membuat sari kelapa adalah proses dari fermentasi air kelapa murni dengan bantuan bakteri Acetobacter xylium. Tapi Tri tidak patah semangat, ia terus belajar bagaimana untuk menghasilkan sari kelapa yang baik dan berkualitas standar yang ditetapkan perusahaan. Seorang dosen di IPB ditemuinya dengan maksud untuk belajar fermentasi. Sang dosen awalnya enggan mengajari mengingat Tri yang hanya lulusan SMA pasti akan kesulitan menerima penjelasannya. Keseriusan Tri untuk belajar dan kecerdikannya merayu, Pak dosen pun akhirnya mau mengajariny



0 komentar:

Kisah Sukses Aristotle Onassis Aristotle Onassis

Kisah Sukses Aristotle Onassis Aristotle Onassis
adalah salah seorang pebisnis berdarah Yunani dan diantara kesepuluh orang kaya, Aristotle Onassis memiliki kekayaan luar biasa, yang dihitung dalam miliaran, bukannya jutaan. Konon, ia lahir dari sebuah keluarga miskin, yang hidupnya selalu kekurangan. Konon, ayahnya adalah penjaja dagangan buatan sendiri dari pintu ke pintu, dan ibunya pembantu rumah tangga. Onassis tidak pernah mencoba meluruskan pendapat orang banyak tentang masa lalunya, sekurang-kurangnya dimuka umum. karena kisah-kisah seperti itu biasanya malah menambah cemerlang aura misteri yang mengelilingi dirinya. Ia selalu menyadari pentingnya citra diri seseorang dalam meraih sukses, suatu hal yang merupakan Rahasia suksesnya. Onassis dilahirkan di Smyrna, Kesultanan Ottoman (sekarang Izmir, Turki) pada sebuah keluarga kelas menengah keturunan Yunani. Pada saat kelahirannya, Smyrna memiliki populasi orang Yunani berjumlah cukup besar dan berkehidupan yang lebih dari cukup. Setelah dikuasai oleh Yunani dari tahun 1919 hingga 1922 sebagai hasil dari kemenangan tentara Sekutu Perang Dunia I, kota tersebut direbut kembali oleh Turki. Akibatnya, Keluarga Onassis kehilangan harta bendanya dan memaksa mereka untuk pindah ke Yunani sebagai pengungsi. Di tahun 1923, Aristoteles Onassis meninggalkan Yunani untuk pergi ke Argentina dengan hanya (menurut cerita dari mulut ke mulut) membawa uang 63 dollar. Setelah melalui masa-masa yang sulit, ia mampu menghidupkan kembali bisnis tembakau keluarganya. Di tahun 1925, ia mendapatkan kewarga-negaraan Argentina dan Yunani. Setelah terlibat dalam berbagai kegiatan wiraswasta dengan semangat dan determinasi untuk sukses, ia akhirnya berhasil menjadi pengusaha kelas dunia setelah mampu mencetak penghasilan satu juta dollar pertamanya dalam usianya ke-25, dengan memiliki kapal-kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkap ikan paus. Onassis mendirikan Olympic Airways(sekarang Olympic Airlines), maskapai penerbangan nasional Yunani, di tahun 1957. Onassis menikahi Athina Livanos, putri raja kapal Stavros Livanos, pada tanggal 28 Desember 1946. Putra mereka,Alexander (lahir 30 April 1948, wafat 23 Januari 1973) dan putri merekaChristina (lahir 11 Desember 1950, wafat 19 November 1988) kedua-duanya lahir di New York City. Setelah perceraian mereka, Athina menikahi suami saudara perempuannya yang meninggal (dan rival utama Onassis dalam dunia pelayaran), Stavros Niarchos. Onassis kemudian menikahi diva operaMaria Callas dan Jacqueline Kennedysebelum akhirnya meninggal dunia dalam usia 69 tahun pada tanggal 15 Maret 1975 di Neuilly-sur-Seine, Perancis.(Sumber:wikipedia.org/wiki/Aristoteles_Onassis) Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Berikut adalah Rahasia yang menjadi kunci sukses Aristotle Onassis. Intisari dari perjalan suksesnya. Berikut "surat wasiat" Aristotle Onassis: Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera diselesaikan.Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu.



0 komentar:

latihan keras membuat si Idiot Berubah Genius: Inspirasi Dari Sang Thomas Alfa Edison

Latihan Keras Membuat Si Idiot Berubah Genius : Inspirasi dari Sang Thomas Alfa Edison Kisah hidupnya selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang. Bahwa dengan memfokuskan kekuatan mental kita dalam satu bidang. Maka tidak akan ada yang sanggup membantah bahwa kita akan menjadi yang terbaik di bidang tersebut. Apapun latar belakang keuangan maupun pendidikan kita. Edison adalah bukti paling nyata, betapa hebatnya kemampuan kita sebagai manusia dalam merubah perjalanan sejarah dunia. Bukti bahwa nasib kita sepenuhnya tergantung dari keputusan yang kita ambil dan komitmen tinggi untuk menjalaninya. Bukti bagaimana seorang yang di masukkan dalam kategori idiot dan super tolol oleh orang-orang disekelilingnya saat masih kecil. Seorang yang terlahir dengan sedikit cacat pendengarannya.. Tetapi berkat kegigihannya dalam melatih otaknya. Dia akhirnya berhasil memicu revolusi kelistrikan yang merubah wajah dunia kita, dan menjadikannya dunia yang sangat terang benderang oleh keajaiban piranti-piranti electronic seperti yang kita lihat sekarang. Masa Lalu Yang Suram Tidak ada yang menarik dari Thomas Alfa Edison kecil, selain sosok anak kuper yang dianggap terbelakang oleh guru SD-nya. Sosok yang sangat susah menerima semua pelajaran yang diberikan oleh guru-gurunya. Hal ini tentu saja di sebabkan oleh pendengarannya yang memang sedikit kurang sejak dia lahir. Sehingga dia mengalami kesulitan untuk berkomunikasi secara verbal dengan jelas. Dalam bahasa kita mungkin di sebut GAGU.. atau bicaranya nggak jelas. Di saat teman-teman sekelasnya asyik bermain-main ketika bel istirahat siang hari di sekolah. Edison kecil malah asyik nongkrong memperhatikan kandang angsa dari salah seorang peternak yang tinggal di sebelah sekolah tempatnya belajar. Karena temen-temennya selalu mengolok-olok Edison kecil sebagai anak yang kurang waras. Dalam keter-asingannya tersebut. Perhatian Edison kecil malah tertuju kepada peternakan angsa di dekat sekolahnya. Anak-anak angsa yang lucu membuat si Edison kecil penasaran. Darimana datangnya mahluk-mahluk lucu tersebut. Sampai akhirnya dia menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak angsa tersebut menetas dan keluar dari telur-telur yang dierami oleh induknya.. Penasaran akan fenomena ajaib tersebut, Edison kecil mencoba mengambil beberapa telur yang ditinggalkan induk angsa di peternakan itu dan mencoba mengeraminya. Tentu saja telur-telur tersebut pecah dan membuat celana Edison kotor oleh pecahan telur-telur tersebut. Dan itulah sebabnya teman-teman Edison selalu mengolok-olok si Edison kecil selalu buang kotoran di celana setiap habis istirahat sekolah. Sampai suatu saat guru-nya dilabrak oleh pemilik peternakan angsa di dekat sekolah tersebut, karena mendapati beberapa telur Angsanya dalam beberapa minggu terakhir, selalu di temukan pecah karena diduduki oleh si Edison kecil. Itulah kenapa si Edison di ejek oleh teman-temannya dengan julukan si IDIOT. Merasa marah dan malu, sang guru memanggil orang tua Edison untuk mempertanggung jawabkan ulah Edison. Sang Ibu yang marah dan nggak terima, karena Edison dianggap idiot oleh guru dan teman-temannya. Ibu Edison akhirnya membawa pulang anaknya dan memutuskan untuk mengajari Edison di rumah. Artinya, sejak saat itulah Edison bersekolah di rumah dengan ibunya sebagai guru pembimbingnya.Dari fakta ini jelas, Edison hanya mengenyam pendidikan formal sebatas SD saja. Itupun tidak lulus (hanya 3 bulan saja bersekolah). Kebakaran Di Gerbong Kereta Pada saat usianya mulai menginjak remaja, Edison kehilangan sebagian dari pendengarannya ketika terjadi ledakan di sebuah gerbong bekas yang dijadikan tempat bagi dia untuk berexperiment dengan beberapa tabung dan bahan kimia. Pada saat itu, Edison bekerja sebagai operator cetak dan loper koran harian lokal yang berlokasi di dekat stasiun tempat dia menjajakan koran dagangannya. Saking marahnya, Kondektur kereta yang ada di stasiun tersebut memberi hadiah Edison dengan tamparan keras di muka-nya karena ledakan tersebut. Tidak jelas, apakah tamparan tersebut atau kerasnya ledakan yang dihasilk

0 komentar:

Matthew Mullenweg "pencetus Wordpress

Matthew Mullenweg "Pencetus Wordpress"

Saat ini, dengan mudahnya orang punya akses internet. Karena itu, media internet semakin jadi idola untuk menyampaikan apa saja. Mulai dari berita resmi, gosip, hingga uneg-uneg belaka. Untuk soal uneg-uneg, sekarang terkenal istilah blogging alias membuat catatan harian, semacam diary di internet. Salah satu media yang paling dikenal untuk nge-blog adalah Wordpress (www.wordpress.com). Ternyata, media blog yang sangat terkenal itu digawangi oleh seorang muda yang penuh inspirasi. Ia adalah Matthew Charles Mullenweg. Pria kelahiran Houston Texas ini baru akan berusia 25 tahun pada 11 Januari tahun depan. Tapi, di usianya yang masih sangat belia itu, dengan Wordpress, ia sudah menangguk keuntungan sekitar US$40 juta! Di tengah prestasinya, Matthew tetap tampil sahaja. Dalam beberapa kali wawancara, ia menyebut kesuksesan yang didapat Wordpress adalah buah dari kerja samanya dengan banyak orang. "Saya bekerja dengan orang-orang yang luar biasa dan membantu mendemonstrasikan kegiatan publishing di website. Inilah yang membuat Wordpress berkembang pesat," sebut pria yang kini tinggal di San Francisco Amerika tersebut. Sikap Matthew memang patut diteladani. Salah satu sikap yang menonjol darinya adalah kemauan untuk belajar. Konon, meski berhubungan dengan banyak coding atau bahasa teknis komputer saat membuat Wordpress, Matthew pada awalnya justru tak tahu banyak. Ia bahkan mengaku harus belajar banyak untuk mengetahui coding demi pengembangan Wordpress. Tapi, menurutnya, justru bukan semata soal coding yang diperlukan untuk mengembangkan sebuah program, tapi sentuhan "komunikasi"-nya yang perlu diperhatikan. "Code bukan hal terpenting dalam sebuah software. Justru soal desain, warna, pencitraan merek, dan kegunaanlah yang perlu diperhatikan," sebutnya. Memang, saat ini, Wordpress dilihat dari sisi kegunaan dan kemudahan menjadi salah satu media blogging yang paling sederhana. Kekuatan kesederhanaan inilah yang justru jadi nilai lebih dari Wordpress. Semua itu pun berawal dari niatan sederhana. Sekitar pertengahan tahun 2002, Matthew menggunakan software blog b2/cafelog untuk melengkapi foto-foto yang didapat ketika mengunjungi Washington. Beberapa bulan setelah pengembangan software b2 dihentikan, pada Januari 2003, pria yang akrab dipanggil Matt ini kemudian mengumumkan bahwa dirinya akan mengembangkan b2 agar sesuai dengan standard web saat itu. Ia pun mengajak rekannya, Mike Little dan kemudian juga dibantu oleh pengembang asli dari b2, Michel Valdrighi. Sejak saat itu, berbagai fasilitas tambahan terus dibuat untuk menyempurnakan Wordpress. Pengembangan demi pengembangan membuat Wordpress makin disukai penggunanya. Totalitas Matthew membuat Wordpress makin lengkap. Mulai dari fasilitas untuk add-on, pembuatan statistik, hingga anti spam. Inilah yang membuatnya sempat dinobatkan sebagai 50 orang paling penting di dunia web oleh PC World. Hebatnya, semua perolehan itu disebutnya hanya bagian dari kesenangan yang timbul dari motivasinya. "Bagi saya, uang dan gaji bukanlah motivasi utama. Tapi fokus pada yang kita sukai adalah motivasi sebenarnya." Kemauan belajar dan kerendahatian menjadi kombinasi yang klop sebagai jalan sukses bagi seorang Matthew Charles Mullenweg. Keberhasilannya mengembangkan Wordpress sebagai salah satu media blog tersukses adalah contoh nyata buah kerja kerasnya. Sungguh, sikap yang patut diteladani oleh generasi muda kita



0 komentar:

Jet Li "Jagoan Di Dalam Dan Luar Film"

Jet Li "Jagoan Di Dalam Dan Luar Film" Bagi penggemar film-film action, khususnya silat, pastilah satu nama ini tak bisa lepas dari ingatan. Gerakannya yang lincah dan gaya bertarungnya sangat lentur. Tak heran, sebab, sosok ini-Jet Li-bukan sekadar aktor yang ahli di layar perak, tapi juga memang juara beladiri sejati di kehidupan senyatanya. Tengoklah prestasinya. Berturut-turut selama lima tahun, dari 1974-1979, Jet Li mampu menjuarai kejuaraan bela diri pada pertandingan Chinese National Martial Arts Contest. Terlahir di Beijing China pada 26 April 1963, Jet Li yang bernama Mandarin Li Lian Jie tak begitu saja menjadi ternama seperti sekarang. Ia mengalami proses perjuangan panjang layaknya kisah-kisah dalam berbagai filmnya. Bahkan, ia tercatat mengalami beberapa kegagalan dalam proyek film yang digarapnya. Pernah suatu ketika, Jet Li yang mulai terkenal melalui film Shaolin Temple ini mencoba merambah Amerika. Kala itu, sekitar tahun 1989, ia tampil di film Dragon Fight. Hasilnya jeblok. Tapi, bukan Jet Li kalau langsung menyerah. Ia pun lantas bertemu dengan produser dan sutradara ternama, Tsui Hark. Bersama, mereka lantas membuat film dengan dana pribadi dengan judul The Master pada tahun 1990. Hasilnya? Makin jeblok, bahkan film itu konon tak diterima bioskop di sana. Ia pun kemudian kembali ke China dan meneruskan karier filmnya kembali, mulai dari bawah. Sebenarnya, awal kecintaan Jet Li pada dunia film tak bisa terlepas dari kecintaan dirinya pada beladiri wu shu. Sebab, beladiri inilah yang pertama kali menerbangkannya ke Amerika untuk mementaskan wu shu di depan presiden Amerika saat itu, Richard Nixon. Kala itu, Jet Li terpilih sebagai bagian dari kontingen pertukaran budaya karena prestasinya di kejuaraan beladiri di China. Wu shu sendiri memang seperti sudah mendarah daging pada diri Jet Li. Sejak usia dini, Jet Li sudah belajar beladiri yang sangat kental nuansa orientalnya ini. Kala itu, sekitar usia 8 tahunan, ia masuk ke sekolah beladiri di Beijing Athletic School. Di sana, pria yang sudah menjadi yatim sejak usia dua tahun ini bertemu dengan guru yang kemudian dianggap sebagai ayahnya sendiri, Wu Ben. Wu Ben inilah yang melihat bakat Jet Li yang tersembunyi. Bakat alami yang dimiliki Jet Li kemudian membuat Wu Ben berusaha melatih Jet Li sangat keras. Kala itu, Jet Li sempat merasa dirinya diberi porsi latihan yang tak semestinya. Ia merasa harus berlatih lebih berat daripada rekan yang lain sehingga membuatnya sempat merasa tak sepaham dengan Wu Ben. Tapi, belakangan, Jet Li baru sadar, bahwa Wu Ben justru sedang berusaha memunculkan bakat alami dan mengasahnya agar menjadi modal masa depan Jet Li. Dan, semua itu terbukti kala Jet Li mampu menjadi juara di berbagai pertandingan beladiri sehingga ia diajak berkeliling dunia ke lebih dari 40 negara untuk mempertunjukkan keampuhan beladiri asli China. Bakat dan kemampuannya inilah yang kemudian mengantarkan Jet Li masuk ke dunia film. Kala itu, film pertamanya berjudul Shaolin Temple mendulang sukses yang luar biasa. Film inilah yang kemudian mengenalkan kehidupan ala Shaolin ke seluruh dunia sehingga banyak pemuda yang ingin belajar langsung ke kuil Shaolin. Sejak saat itu, berturut-turut, banyak film yang sukses dibintanginya. Meski sempat gagal saat mencoba merambah Amerika, ia kemudian justru sukses saat menjadi tokoh jahat di film Lethal Weapon 4 yang juga dibintangi aktor ternama, Mel Gibson. Sejak saat itu, nama Jet Li menjadi makin terkenal di Amerika dan dunia, sehingga film-film lawasnya pun ikut kembali terangkat. Saat di puncak ketenaran, sebuah kejadian nyaris merenggut nyawanya. Kala itu, Jet Li bersama anaknya yang baru berusia 4 tahun, nyaris ikut terbawa arus laut yang menggila karena tsunami besar tahun 2004. Saat sedang berlibur di Maladewa, ia harus pontang panting menyelamatkan keluarganya hingga kakinya sempat robek terkena pecahan furnitur. Inilah yang kemudian membuatnya sadar untuk segera berbuat sesuatu bagi sesamanya. "Saya yakin bahwa dunia adalah satu keluarga besar, karena itulah kita perlu membantu satu sam



0 komentar:

Belajar 6 Cara Dan Tips Sukses Dari Lebah

Belajar 6 Cara Dan Tips Sukses Dari Lebah Lebah adalah salah satu hewan yang memiliki keunikan tersendiri. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari seekor lebah yang merupakan hewan yang memiliki banyak manfaat. Lalu, apa saja yang bisa kita pelajari dari kehidupan lebah? berikut penjelasan mengenai bagaimana kita bisa belajar dari lebah, dikutip dari Merdeka.com. Cukup berdiri di depan sarang lebah dan mengamati makhluk pekerja keras itu, maka Anda akan mendapatkan pelajaran hebat tentang bagaimana menjadi sukses. Percaya tak percaya, itulah yang dikemukakan oleh seorang profesor di Tamil Tandu Agricultural University, Dr N Ganapathy. Menurutnya, dengan mengadopsi etika bekerja lebah, seorang pekerja, bahkan perusahaan, bisa mendapatkan kesuksesan besar. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari cara kerja lebah? berikut penjelasannya: 1. Pembagian tugas Lebah memiliki lingkungan sosial yang terstruktur. Masing-masing lebah memiliki peran dan job desk masing-masing, serta menguasai perannya dengan baik. Secara genetik mereka diprogram untuk tidak menyalahi wilayah yang bukan merupakan wewenangnya. Jika seorang pekerja mampu mengetahui perannya dalam perusahaan dengan baik dan menguasai peran tersebut, maka kinerjanya akan meningkat dan perlahan mengantarkannya pada kesuksesan. Begitu juga jika perusahaan mampu menerapkan hal ini, maka tak akan ada konflik peran. Meski memiliki peran berbeda-beda, kawanan lebah hanya memiliki satu tujuan yang sama. Begitu juga dengan perusahaan. Pemimpin harus mampu menjabarkan tujuan profesional secara jelas, sehingga para karyawan dengan berbagai macam peran bersama-sama melangkah untuk satu tujuan pasti di masa depan. 2. Semangat kerja sama Kerja sama bagi lebah lebih penting dibandingkan dengan kompetisi. Tak seperti yang ada saat ini, dunia kerja sarat akan kompetisi, terutama pada perusahaan yang besar dan aktif. Banyak yang paranoid, seolah kedudukannya akan tergeser jika tak berkompetisi. Namun tidak bagi lebah. Mereka tahu bahwa mereka tak mungkin bisa mencapai tujuan seorang diri, sehingga mereka bekerja sama dan hidup secara rukun dengan rekannya. Begitu juga dengan karyawan dan perusahaan. Menyatukan pengetahuan dan pengalaman, serta saling bekerja sama akan membuat pekerjaan menjadi efektif. Tak ada konflik yang terjadi. Masing-masing orang menghormati kontribusi dan peran dari rekannya. 3. Setia Loyalitas adalah kunci kelangsungan hidup jangka panjang. Lebah setia terhadap pekerjaan yang mereka lakukan. Jika mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil madu dari satu bunga, maka mereka akan melakukannya terus-menerus. Pekerja yang baik juga harus setia pada pekerjaannya. Tak mudah berpaling dan tekun. Begitu juga karyawan yang bekerja untuk perusahaan harus setia terhadap aturan, seperti jam kerja. 4. Bekerja keras Pernah melihat lebah madu bekerja? Lebah yang sedang bekerja akan terus-terusan bekerja dengan giat, seolah-olah nasib kawanannya sedang dipertaruhkan di tangannya. Tak ada keberhasilan yang bisa diraih tanpa kerja keras dan ketekunan. mereka yang bermalas-malasan hanya akan semakin tertinggal dan tergeser oleh yang bekerja keras. Bekerja keras juga berarti bekerja secara profesional dan efektif dalam penggunaan waktu kerja. 5. Tepat waktu Ketepatan waktu adalah etika profesional umum yang tak jarang dilanggar oleh semua orang. Bagi lebah, tak boleh ada kata terlambat. Mereka bergantung pada matahari saat mencari makan, sehingga lebah akan berangkat ketika matahari terbit dan pulang saat matahari terbenam. tepat waktu adalah cara lebah untuk mendapatkan hasil optimal. Begitu juga bagi pekerja atau karyawan perusahaan. Tepat waktu juga akan memberikan hasil optimal karena pekerja menggunakan waktunya dengan efektif. Selain itu dengan tepat waktu, Anda tak akan mengalami stres karena terlambat. 6. Kewajiban dulu, baru hak Bagi lebah, kepentingan kawanannya adalah yang harus diutamakan terlebih dahulu, baru kemudian kepentingan pribadinya. Mereka bekerja mengambil madu untuk kepentingan kawanan. begitu juga dengan lebah yang bertugas menjaga.



0 komentar: